Pembedahan adalah salah satu prosedur dalam melakukan operasi bibir sumbing. Bibir tersebut bisa dilihat dengan bentuknya yang terdapat celah diantara bibir dan langit-langit mulut, celah yang terbentuk akibat kedua sisi bibir dan langit-langit yang tidak menyatu. Hal ini bisa terjadi dari faktor kelainan bawaan pada bayi. Rhinoplasty atau biasa dikenal dengan perbaikan bentuk hidung adalah cara dokter untuk melakukan operasi bibir sumbing. Selain itu, juga akan dilakukan penyangkokan dari bagian tubuh lain untuk keperluan operasi. Operasi tersebut bisa dilakukan berulang-ulang untuk memperoleh hasil yang maksimal. Untuk dilakukannya operasi dibutuhkan kesiapan yang matang dan kesepakatan secara sempurna antara sang orang tua dengan dokter, karena jika sang anak belum sampai pada umurnya untuk melakukan operasi hal ini tidak boleh dilakukan. Dokter juga akan meminta orang tua untuk menjaga asupan gizinya agar sang anak tetap sehat untuk mencapai masa usianya, hal ini orang tua juga akan dibantu oleh pihak petugas kesehatan seperti dalam hal mengatur makan sang anak agar kesehatannya tetap terjaga sampai tiba masa operasi berikutnya, secara umum tes darah adalah salah satu cara pendukung untuk memastikan kesehatan sang anak. Karena ketika anak baru lahir dan telah terdiagnosis bahwasanya mengalami bibir sumbing maka disitu, dokter akan mulai membicarakan dengan orang tua untuk melakukan tahapan-tahapan pengobatan secara medis. Berikut beberapa tahapan untuk dijalani selama beberapa tahun:

  • Penanganan sementara terkait kondisi sang anak akan dilakukan pada usia 0-6 minggu, hal ini dilakukan agar membantu meringakan keluhan dan rasa sakit yang bisa saja dialami oleh sang anak tersebut.proses makan dan minum juga harus dipastikan tidak terganggu begitupun dengan tes pendengaran pada sang anak tersebut.
  • Ketika sudah menginjak umur 3-6 bulan. Maka dokter bedah plastik akan melakukan tahapan operasi bibir sumbing pada sang anak tersebut.
  • Operasi terhadap perbaikan langit-langit sumbing pada sang anak akan dilakukan pada usia 6-12 bulan.
  • Umur 18 bulan. Kemampuan berbicara anak yang telah menjalani operasi bibir dan langit-langit sumbing akan dilakukan pemeriksaan oleh sang dokter untuk yang pertamakalinya.
  • Umur 3 tahun akan dilakukan pemeriksaan yang keduakalinya dalam masalah kemampuan berbicara sang anak yang telah menjalani operasi bibir dan langit-langit tersebut.
  • Diusianya yang ke 5 tahun pemeriksaan ketigakalinya dilakukan untuk melihan kemampuan berbicaranya tersebut. Dan ini, adalah pemeriksaan terakhir.
  • Ketika usia sudah beranjak pada 8-12 tahun. Maka dilakukannya cangkok tulang pada area gusi untuk memperbaiki bibir sumbing pada gusi tersebut. Hal ini boleh dilakukan jika sang anak juga mengalami gusi sumbing, apabila tidak maka tidak diharuskan untuk melakukannya.
  • Umur 13-15 tahun. Untuk melakukan operasi bibir sumbing, selanjutnya dokter akan lakukan Pemantauan tulang rahan anak juga harus selalu dalam pantauan untuk memastikan tidak ada kelainan.[1]

Ketika kita sudah mengetahui jadwal perawatan tersebut, pasien setidaknya membutuhkan 1

Sampai 2 kali dalam melakukan operasi bibir sumbing. Adabeberapa jenis-jenis operasi sumbing yang dapat kita lakukan diantaranya operasi perbaikan celah bibir, operasi bibir sumbing tambahan, dan operasi perbaikan celah langit-langit mulut. Operasi bibir sumbing tambahan disini meliputi  operasi cangkok tulang untuk memperbaiki celah pada gusi, menstabilkan rahang atas, memudahkan pertumbuhan gigi permanen dan biasanya dapat dilakukan ketika usia sudah 8-12 tahun.[2]


[1] Sumber referensi Alodokter.com

[2] Sumber referensi Hellosehat.com

Written by
traktusccv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *